Ukuran Base, Home Plate, Pitcher Plate, Batter Box dan Catcher Box Pada Lapangan Permainan Softball

Bagikan:

Seperti pada olahraga lainnya, terdapat beberapa perlengkapan yang perlu di sediakan sebelum memainkan permainan softball. Salah satu perlengkapan tersebut ialah lapangan softball, lapangan softball berbentuk berlian segi empat atau diamond.


Pada bagian dalam lapangan softball terdapat beberapa tanda yang diberikan sebagai penambah perlengkapan pada lapangan softball. Beberapa tanda tersebut diantaranya base atau marka sebagai tempat hinggapnya pemain setelah melakukan pukulan, home plate sebagai tempat awal dan tempat akhirnya, pitcher plate sebagai tempat seorang pemain pelempar melempar bola.

Terdapat juga batter dan catcher box sebagai tempat pemain dan penangkap bola berada. Untuk membuat tanda-tanda tersebut tidaklah sembarangan, perlu untuk memperhatikan ukuran yang pas dan ukuran-ukuran ini telah ditentukan oleh Federasi Softball Dunia dibawah naungan ISF. Untuk itu berikut ini akan kami berikan ukuran lengkap dari Base, Home Plate, Pitcher's Plate, Batter's Box dan Catcher's Box.

Base atau marka dalam lapangan softball berjumlah 4 termasuk home plate, base tersebut diberi nomor berlawanan dengan jarum jam atau dari kanan ke kiri yaitu base satu (first base), base dua (second base), dan base tiga (third base). Base ini mempunyai bentuk segi empat dengan ukuran 38 cm x 38 cm dan tingginya 11 cm - 13 cm.

Home plate atau baisa juga disebut dengan base ke empat merupakan base yang terdapat pada awal melakukan pukulan dan akan berakhir disitu juga setelah melewati ketiga base lainnya. Home plate berbeda dengan base lainnya karena berbentuk persegi lima terbalik dengan ukuran 45 cm x 22 cm x 31,8 cm.

Pitcher plate merupakan salah satu marka dimana marka ini merupakan tempat seorang pitcher atau pelempar bola melakukan lemparan. Pitcher plate berada dalam lingkaran atau pitching point, berbentuk persegi panjang dengan ukuran 60,96 cm x 15,24 cm.

Batter box dan Catcher box merupakan wilayah dari kedua pemain tersebut (batter dan catcher) dalam wilayah ini terdapat beberapa marka yaitu home plate, tempat memukul, dan tempat penangkap bola. Bentuk batter's box persegi panjang dan terdapat dua kiri dan kanan, dengan ukuran 1 m x 2,2 m. Sedangkan ukuran catcher box berbentuk persegi terletak di belakang batter box dengan ukuran 3,05 m x 3,05 m.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Cara Mendapatkan Poin Dari Run dan Home Run Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Dalam beberapa peraturan, olahraga softball tidak jauh berbeda dengan olahraga baseball. Pada kedua olahraga ini dikenal dua istilah dalam perhitungan poin atau skor, yaitu istilah Run dan Home Run. Run merupakan skor yang didapat oleh pelari atau runner dengan melewati setiap base dengan diselingin pukulan.


Sementara itu Home Run merupakan skor atau poin yang didapat oleh pemukul dengan melakukan pukulan yang baik sehingga pemukul tersebut dapat lari melewati semua base dengan selamat. Adapun cara mendapatkan run dan home run dalam permainan softball serta perhitungan pemberian skor akan kita bahas berikut ini.

Cara mendapatkan run dan home run telah kita singgung pada awal postingan ini, run atau skor dihasilkan dengan cara melewati setiap base dengan diselingi pukulan dari temannya. Setiap base yang di singgahi pemain tersebut akan mendapatkan run atau skor 1, sehingga jika pemain itu dapat kembali ke home plate dengan aman maka akan mendapat total run atau skor 3.

Adapun cara mendapatkan Home run yaitu dengan cara melakukan pukulan yang sempurna, jauh melewati lapangan dan sulit untuk ditangkap dan dikembalikan oleh pemain bertahan, sehingga pemain pemukul tadi dapat dengan mudah melewati setiap base secara langsung dan kembali ke home plate dengan selamat tanpa diselingi oleh pemukul berikutnya. Skor yang didapat ialah 6.

Untuk mendapatkan run dan home run dalam softball setiap pemain perlu melatih teknik dasar, seperti teknik dasar berlari, teknik dasar sliding, dan teknik dasar memukul bola. Ketiga teknik dasar tersebut sangat berperan dalam terciptanya skor run dan home run dalam pertandingan.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Helmet atau Helm yang Digunakan Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Selain sarung tangan atau biasa disebut glove yang wajib digunakan oleh pemain softball saat bertanding, terdapat pula satu perlengkapan lainnya yang wajib untuk digunakan walaupun tidak semua pemain yang bertanding menggunakannya. Perlengkapan tersebut ialah helmet atau helm.

Memang tidak semua pemain yang bertanding dalam permainan softball menggunakan helmet atau helm, jika kita menyaksikan pertandingan softball pemain penjaga serta pemain yang melambungkan bola hanya menggunakan topi sebagai pelindung kepala. Hanya Batting serta Catcher yang menggunakan helmet saat bermain.

Helmet yang digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai pemukul bola atau batting dan penangkap bola atau catcher berfungsi untuk melindungi kepala mereka dari terjangan bola yang dilambungkan atau dilemparkan oleh pitcher atau pemain pelempar bola. Kiranya bola yang dilempar atau dilambungkan tersebut tidak sengaja mengarah ke bagian kepala pemain.

Pada umumnya terdapat dua jenis atau macam helmet yang digunakan dalam permainan softball, yaitu Batting Helmet, helm ini wajib dipakai oleh setiap pemain pada saat memukul bola dan saat menjadi pelari di base; dan jenis helm yang kedua yaitu Catcher Helmet wajib dikenakan oleh setiap catcher pada waktu bertugas dilapangan,baik waktu melakukan pemanasan maupun pada waktu pertandingan.

Perbedaan dari kedua helmet atau helm tersebut sangat jelas jika kita perhatikan, batting helmet mempunyai bentuk seperti topi dengan pelindung kepala belakang serta pelindung telinga. Sementara itu catcher helmet lebih aman lagi yaitu dengan tambahan pelindung wajah hingga ke bawah mirip dengan helm motor cross (perhatikan gambar diatas).

Materi Penjasorkes Lainnya:

Sarung Tangan atau Glove yang Digunakan Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Softball merupakan olahraga perpaduan antara teknik memukul, melempar, menangkap, dan berlari, maka dari itu untuk memainkan olahraga ini diperlukan beberapa perlengkapan yang harus dikenakan oleh setiap pemainnya. Salah satu perlengkapan yang sangat wajib untuk dimiliki oleh setiap pemain softball kkecuali pemain pemukul ialah sarung tangan atau glove.


Sarung tangan atau glove ini sangat membantu pemain dalam hal menangkap bola yang dilempar oleh teman atau bola hasil pukulan dari pemain lawan, dengan menggunakan glove tangan dengan mudah mencengkeram bola sebab ukuran glove yang lebih besar dari telapak tangan sehingga bola tidak akan lolos, dengan syarat teknik menangkap bola sudah bagus.

Pada umumnya sarung tangan atau glove dalam permainan softball digunakan oleh pemain penjaga, sarung tangan ini biasanya dibedakan menjajdi tiga (3). Perbedaan sarung tangan ini ditentukan oleh posisi pemain yang menggunakan sarung tangan atau glove tersebut, 3 macam sarung tangan atau glove softball yaitu, Finger glove, Catcher glove, dan First base mills.

Finger glove biasanya digunakan oleh semua pemain lapangan; Catcher glove biasanya digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai catcher; Sedangkan First base mills biasanya digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai penjaga base pertama. Sarung tangan atau glove softball selalunya terbuat dari kulit agak tebal agar kuat dan tahan lama. Sarung tangan softball berukuran 38 × 38 cm dan beratnya 283 gram.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Istilah Taktik The Steal Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Salah satu keberhasilan dalam mendapatkan skor pada permainan softball ialah dengan menguasai teknik dasarnya, selain teknik dasar taktik menyerang juga dapat menjadi faktor yang menentukan sebuah tim softball dapat memenangkan sebuah permainan. Untuk menerapkan taktik menyerang yang jitu, setiap pemain perlu untuk mempunyai kejelian dalam melihat posisi pemain penjaga serta teman yang berada pada base.


Pada umumnya taktik penyerangan dalam permainan softball diawali oleh pemain pemukul, bisa dibilang setiap pemain yang melakukan pukulan merupakan penentu dari sebuah taktik menyerang yang akan dilakukan. Takti penyerangan dalam permainan softball yang dilakukan oleh pemain pemukul haruslah untuk melindungi atau mempermulus teman yang berada pada base untuk maju ke base berikutnya.

Salah satu taktik menyerang yang biasanya dilakukan oleh regu penyerang dalam olahraga softball ialah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi kecepatan dan kejelian pelari melihat pelepasan bola dari pitcher. Dengan segera melompat meninggalkan base, di samping itu ditunjang kemampuan sliding untuk meraih base yang dituju. Taktik ini biasa disebut dengan The steal atau mencuri base.

Taktik ini yang paling berperan ialah pemain yang berada di base, akan tetapi pukulan dari batter juga menentukan keberhasilan taktik ini apabila batter melakukan pukulan yang baik dan susah untuk ditangkap oleh pemain penjaga.  Dipihak lain steal akan berhasil lebih baik dengan bantuan batter mengganggu catcher, sehingga bola yang dilepas oleh pitcher tidak tertangkap oleh catcher.

The steal dapat dilakukan lebih dari satu orang, seperti berikut ini.

  1. Single steal dilakukan bila hanya ada satu orang pelari yang melakukan stealing dari satu base ke base berikutnya sewaktu pitcher melakukan pitching.
  2. Double steal dilakukan bila terdapat dua pelari pada dua base melakukan stealing. Stealing tidak bermanfaat jika tim ketinggalan lebih dari satu angka, telah mati 2.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Tie Break Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Saat ini olahraga softball sudah sangat berkembang dan banyak dimainkan di oleh banyak negara, tak terkecuali di Indonesia. Akan tetapi di Indonesia olahraga ini kurang diminati oleh masyarakat, hanya di kota-kota besar saja olahraga softball dimainkan, berbeda dengan olahraga kasti yang mirip dengan softball.


Bagi orang yang masih baru, istilah-istilah yang terdapat dalam permainan softball masih belum dikenali. Ada sebuah istilah yang sering digunakan saat dalam pertandingan softball, istilah tersebut ialah Tie Break. Apa itu tie break? ternyata tie break merupakan sebuah peraturan yang digunakan saat terjadi skor imbang atau sama (tie).

Dalam sebuah pertandingan softball memainkan sampai 7 inning atau babak, dan apabila pertandingan sudah berlangsung 7 innings penuh dan hasil pertandingan masih sama (tie), maka pertandingan akan dilanjutkan dengan mengunakan peraturan “tie breaker”.

Peraturan tie break ini ialah penambahan inning tambahan yang dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Pada permulaan pertandingan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar, sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Run dan Home Run Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Softball merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing yang bertanding beranggotakan sembilan orang pemain. Dalam permainan softball salah satu tim bertindak sebagai tim penjaga dan satu tim lainnya bertindak sebagai tim penyerang atau pemukul. pergantian posisi tim ini akan dilakukan setelah tim penyerang atau pemukul mendapat 3 kali out.

Olahraga softball dan olahraga Baseball mempunyai banyak kesamaan, salah satunya ialah dalam hal istilah. Beberapa istilah dalam kedua olahraga ini sama digunakan, dalam olahraga softball dan baseball dikenal dua istilah dalam pemberian angka atau skor, istilah tersebut ialah Run dan Homme Run. Apa itu Run dan Home Run?


Run ialah istilah yang digunakan dalam permainan softball untuk menyebut angka atau skor yang didapat oleh seorang runner atau pelari dengan melewati semua base dengan diselingi pukulan dari pemain lainnya. Sedangkan Home Run ialah angka atau skor yang didapat oleh seorang pemain dengan melewati semua base tanpa diselingi pukulan lain.

Bagaimana cara menghasilkan Run atau angka? Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka.

Sedangkan cara menghasilkan Home Run ialah dengan memukul sekeras-kerasnya bola hingga keluar lapangan atau bola yang dipukul tidak dapat ditangkap dan dikembalikan oleh pemain penjaga sehingga pemain pemukul tersebut dengan aman menginjak semua base dan home plate.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Inning Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Softball merupakan olahraga bola kecil yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim atau regu beranggotakan 9 orang pemain. Dalam permainan softball kedua tim atau regu tersebut dibagi menjadi dua yaitu tim bertahan defensif dan tim menyerang atau ofensif.

Adapun tujuan dari tim bertahan atau ofensif ialah berusaha untuk mematikan batter dan runner pemain lawan agar tidak dapat mencetak angka atau run, sedangkan tujuan dari tim penyerang ialah berusaha untuk mencetak run atau angka sebanyak-banyaknya dengan berlari sekencang-kencangnya melewati base atau memukul bola sejauh-jauhnya.


Dalam permainan softball dikenal beberapa istilah yang mungkin untuk orang yang baru mengenal softball tidak begitu familiar, yaitu istilah inning. Apa itu inning? Inning sama dengan babak pada olahraga lainnya, dalam softball inning ini berjumlah 7 dan setiap inningnya tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan.

Jadi tim pemukul atau menyerang berusaha supaya mencetak run sebanyak-banyak sebelum dimatikan oleh tim penjaga, sementara itu tim penjaga berusaha untuk mematikan pemain pemukul dengan cara mematikan pemain pemukul lawan dan pemain yang berlari ke base sebanyak 3 kali untuk mendapat giliran memukul dan mencetak skor.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut dengan istilah tie break atau seri.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Taktik Sacrifice Fly Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Jika dilihat dari cara bermainnya, pasti sebagian orang tidak akan mengetahui bahwa permainan softball juga memerlukan sebuah taktik dan strategi untuk memenangkan sebuah pertandingan. Bagi tim penyerang atau ofensif akan menerapkan taktik untuk menghasilkan skor sebanyak-banyaknya, sedangkan untuk tim bertahan atau defensif akan menerapkan taktik untuk menahan tim penyerang.

Khusus untuk taktik penyerangan tim ofensif dikenal beberapa istilah taktik yang biasa dilaukan dalam permainan softball, salah satunya taktik yang biasa diistilahkan dengan sebutan Sacrifice Fly. Sacrifice Fly merupakan taktik atau usaha yang dilakukan untuk memberikan kesempatan pelari yang berada pada base untuk meninggalkan basenya dan jika ada kesempatan berlari ke homebase.


Taktik Sacrifice Fly ini dilakukan atau dijalankan oleh pemain yang bertugas sebagai pemukul bola atau batter, pemain pemukul bola ini dalam menjalankan taktik Sacrifice Fly harus memukul bola sejauh-jauhnya hingga melewati pemain penjaga lapangan belakang sehingga sulit untuk di tangkap, biasanya pukulan yang baik ialah pukulan yang membuat bola keluar lapangan.

Pukulan ini sangat tepat dilakukan pada saat pertandingan berlangsung ketat. Hal ini dilakukan sebelum terjadi dua mati atau selisih nilai tidak lebih dari 2, ada pemain pada base 3, atau base 2 dan base 1. Pukulan melayang harus dilakukan oleh seorang batter yang baik karena harus memukul bola melambung ke arah outfielder.

Ketika bola dipukul jauh dan melambung ke arah outfielder, pelari pada base bersiap meninggalkan base. Jika kemungkinan bola tidak tertangkap fielder, pelari dapat langsung menuju base di depannya/ home. Akan tetapi, bila diperkirakan bola dapat ditangkap oleh outfielder, pelari siap berada di base, bersamaan dengan bola menyentuh glove penjaga, langsung lari secepatnya.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Taktik Hit and Run Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Dalam permainan softball dikenal beberapa taktik penyerangan yang biasanya digunakan oleh regu yang mendapat giliran memukul atau menyerang, seperti pada olahraga lainnya, taktik penyerangan dilakukan ditujukan untuk mendapatkan skor sebanyak-banyaknya. Tidak terkecuali pada olahraga softball, dalam softball, taktik penyerangan dilakukan untuk menyelamatkan teman yang berada pada base untuk berlari hingga menghasilkan poin.


Taktik penyerangan ini, selalunya dilakukan oleh pemain pemukul atau batter, seorang batter pada saat akan melakukan taktik penyerangan perlu jeli dalam melihat posisi penjaga untuk mengarahkah bola kelapangan yang sulit dijangkau oleh pemain penjaga. Lebih baik lagi jika dapat memukul bola hingga keluar dari lapangan, akan tetapi hal itu sulit untuk dilakukan.

Salah satu taktik yang biasanya digunakan oleh batter dalam permainan softball ialah dengan melakukan sebuah siasat untuk membantu agar base runner dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat, taktik ini diistilahkan dengan Hit and run atau pukul dan lari. Keuntungan hit and run adalah memungkinkan tidak terjadinya out dapat membantu mencapai base di depannya.

Taktik hit and run dapat dipergunakan dalam situasi tim telah unggul satu angka dan sebelum terjadi 2 out. Hit and run dikatakan berhasil bila dapat menyelamatkan pelari dari base 1 mencapai base 3. Kemudian atas bantuan batter berikutnya dapat mencapai home base dengan selamat.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Arti Istilah Taktik Sacrifice Bunt Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Olahraga softball atau biasa juga disebut dengan sofbol merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim dimana masing-masing tim beranggotakan sembilan orang pemain. Dua tim ini dibedakan menjadi tim penyerang atau ofensif dan tim bertahan defensif, tim penyerang akan berusaha untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya sedangkan tim defensif berusaha untuk menggalkannya.

Untuk mendapatkan poin atau skor, tim penyerang biasanya melakukan bebrapa strategi atau taktik dalam menyerang. Biasanya dengan melakukan pukulan terhadap bola sejauh mungkin hingga sulit untuk ditangkap oleh pemain penjaga, salah satu teknik pukulan yang baisanya digunakan ialah teknik pukulan menahan bola atau pukulan bunt.


Dalam taktik penyerangan pada permainan softball, seorang pemain penyerang yang akan melakukan pukulan perlu untuk cermat dalam melihat posisi teman pada base, hal ini akan menentukan arah bola yang akan dia pukul.

Salah satunya ialah usaha batter atau pemain pemukul bola melakukan pukulan ke arah base 1, pitcher atau base ketiga dengan tujuan untuk membantu pelari menuju base di depannya, taktik ini biasa diistilahkan dengan Sacrifice bunt.

Adapun cara melakukan taktik pukulan Sacrifice bunt adalah:

  • Jika ada pelari pada base 1 agar dapat mencapai base 2 maka batter mengarahkan pukulan ke arah base 1. Dengan demikian memaksa penjaga base 1 mengejar bola bunt tersebut sehingga pelari pada base 1 dapat selamat mencapai base 2;
  • Apabila ada pelari pada base 1 dan 2 maka bunt diarahkan pada base 3. Sehingga penjaga base 3 terpaksa memungut bola dengan harapan tidak terjadi force play ataupun Double play. Dengan demikian, pelari pada base 1 dan base 2 dapat melanjutkan ke base berikutnya.

Sementara itu, untuk melakukan pukulan bunt atau pukulan menahan bola dalam permainan softball caranya sebagai berikut.

  • Putar posisi badan dari posisi siap memukul untuk melaukan bunt menghadap pelempar (pitcher) dengan posisi kaki tetap berada di batter box.
  • Pegang stick dengan ujung tangan diantara jari telunjuk dan ibu jari, sedangkan jari-jari lain dilipat disekitar stick.
  • Tempatkan pemukul sama tinggi di depan berhadapan dengan pelempar (pitcher).

Materi Penjasorkes Lainnya:

Tugas Tim Ofensif Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Olahraga softball merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim dimana masing-masing tim yang bertanding diperkuat oleh sembilan orang pemain. Dalam permainannya, kedua tim tersebut dibagi dua tim penjaga atau defensif dan tim penyerang atau ofensif. Saat mendapat giliran sebagai tim penyerang atau ofensif, tim tersebut harus berusaha untuk mendapatkan poin sebanyak-banyaknya.

Mendapatkan poin sebanyak-banyaknya saat mendapat giliran menyerang merupakan tugas utama dari tim ofensif pada permainan softball, sebab jika mendapat giliran sebagai tim penjaga maka tidak ada kesempatan lagi untuk mencetak angka karena fokus untuk bagimana menghambat tim lawan dalam mencetak angka atau skor.


Tim yang mendapat giliran sebagai tim penyerang atau ofensif semua pemainnya berposisi sebagai pemukul, disinilah taktik atau strategi penyerangan bisa dilakukan. Taktik penyerangan adalah siasat yang dipergunakan oleh regu yang mendapat giliran memukul, secara individu atau kelompok untuk menyerang lawan dan berusaha memperoleh nilai dan kemenangan dalam pertandingan.

Terdapat beberapa taktik penyerangan yang biasanya dilakukan pemain pada tim ofensif untuk mencetak angka sebanyak-banyaknya, taktik ini dilakukan pada saat setelah tongkat pemukul mengenai bola. Adapun taktik penyerangan yang dapat digunakan oleh pemain tim ofensif dalam permainan softball adalah:

Pukulan tanpa ayunan (sacrifice bunt)

Sacrifice bunt adalah usaha batter melakukan pukulan ke arah base 1, pitcher atau base ketiga dengan tujuan untuk membantu pelari menuju base di depannya.

Pukul dan lari (hit and run)

Hit and run adalah siasat yang dilakukan oleh batter untuk membantu agar base runner dapat maju beberapa base di depannya dengan selamat. Keuntungan hit and run adalah memungkinkan tidak terjadinya out dapat membantu mencapai base di depannya.

Mencuri base (the steal)

The steal adalah siasat yang dilakukan oleh pelari di base. Keberhasilan siasat ini dipengaruhi kecepatan dan kejelian pelari melihat pelepasan bola dari pitcher. Dengan segera melompat meninggalkan base, di samping itu ditunjang kemampuan sliding untuk meraih base yang dituju.

Pukulan melayang (sacrifice fly)

Pukulan ini sangat tepat dilakukan pada saat pertandingan berlangsung ketat. Hal ini dilakukan sebelum terjadi dua mati atau selisih nilai tidak lebih dari 2, ada pemain pada base 3, atau base 2 dan base 3. Pukulan melayang harus dilakukan oleh seorang batter yang baik karena harus memukul bola melambung ke arah outfielder.

Karena tugas tim ofensif pada permainan softball mencetak poin atau angka sebanyak-banyaknya maka menggunakan taktik atau strategi menyerang merupakan hal yang harus dilakukan. Taktik atau strategi ini harus dilatih secara rutin agar saat melakukan pertandingan bisa diterapkan dengan lancar tanpa kegagalan.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Pemain yang Bertugas Sebagai Pelambung Bola Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa olahraga softball merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim dimana setiap tim yang bertanding beranggotakan sembilan orang pemain. Dalam permainannya kedua tim ini dibagi dua, satu tim mendapat giliran sebagai pemukul dan tim lainnya mendapat giliran sebagai penjaga.

Saat mendapat giliran sebagai tim penjaga, setiap pemain menempati posisi sesuai dengan keahliannya. Dalam permainan softball terdapat sembilan posisi yang ditempati oleh setiap pemain, salah satunya ialah pemain yang berposisi sebagai pelambung atau pelempar bola.

Pemain yang bertugas sebagai pelambung bola atau pelempar bola dalam permainan softball dinamakan dengan Pitcher, pemain ini berposisi atau berada di daerah khusus seorang pitcher yang biasanya disebut dengan pitcher’s plate.

Pitcher’s plate berbentuk lingkaran dimana jika seorang pitcher saat melambungkan atau melempar bola ke pemain pemukul tidak boleh keluar dari daerah tersebut. Dalam menempati posisinya seorang pitcher harus mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  1. Menghadap lurus ke arah pemukul dengan kedua kaki menginjak kaki tempat pitcher (pitcher’s plate).
  2. Posisi bahu sejajar dengan base I dan base III, dengan kedua tangan memegang bola.
  3. Dalam melakukan lemparan, untuk pemain yang tidak kidal, kecepatannya bertumpu pada bola dengan melenturkan pergelangan tangan secara tajam selagi tangan melewati paha kanan di bawah pinggang ketika bola dilepaskan.
  4. Pada lambungan terakhir, tangan berada di bawah pinggang dan pergelangan tangannya tidak terlalu jauh dari badan dibanding sikunya.

Seorang pitcher harus mempunyai lemparan yang cepat agar pemain pemukul lawan tidak mudah memukul bola yang dilempar atau dilambungkan. Oleh karena itu, mempunyai lengan yang panjang, lentur, dan kuat merupakan nilai plus seorang pitcher. Berikut ini tugas-tugas seorang pitcher.

  1. Melempar bola terhadap pemukul/batter.
  2. Membantu tugas pemain yang menempati posisi di belakang home plate.
  3. Menjaga base I ketika penjaga base I (first baseman) mengambil bola.
  4. Membantu menjaga area di belakang base II dan base III, ketika ada lemparan dari outfield.
  5. Membantu penjagaan jika ada lemparan ke arah home plate.

Selain memiliki lengan yang lentur dan kuat, pemain yang bertugas sebagai pelambung bola diharuskan untuk menguasai beberapa teknik dasar yang yang berhubungan dengan posisi sebagai pelambung bola. Teknik dasar tersebut yaitu teknik dasar melempar bola dan teknik dasar memegang bola.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Tugas First Baseman Dalam Permainan Softball

Bagikan:

Softball atau biasa juga disebut dengan Sofbol merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim atau regu dimana masing-masing tim beranggotakan sembilan orang pemain. Dalam memainkan permainan ini salah satu tim mendapat giliran sebagai tim penjaga atau bertahan sedangkan tim lainnya sebagai tim pemukul atau penyerang.

Khusus untuk tim yang mendapat giliran sebagai penjaga, pemain-pemain yang ada menempati posisi didalam lapangan berdasarkan keahlian yang dikuasai. Misalnya posisi sebagai pelambung bola atau pitcher, pemain yang berposisi sebagai pitcher mesti mempunyai keahlian khusus yaitu melambungkan atau melempar bola dengan baik sehingga pemain lawan tidak mudah untuk memukul bolanya.


Nah satu lagi posisi yang paling penting dalam tim penjaga ialah posisi sebagai penjaga base, terdapat tiga pemain yang menjaga base dalam permainan softball salah satunya ialah first baseman atau penjaga base pertama. First Baseman merupakan posisi yang ditempati oleh pemain untuk menjaga base pertama atau satu, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang first baseman yaitu:

  1. Konsentrasi terhadap gerak bola dan merentangkan sarung tangan untuk bersiap-siap menangkap bola.
  2. Ketika bola datang first baseman melangkah maju dengan kaki terdekat. Kaki belakang tetap menempel pada base.
  3. Berusaha menjangkau bola, menangkap, dan menggerakkan kaki dari base secepat mungkin.
  4. Meninggalkan base untuk menangkap bola yang lambat, karena lemparannya yang kurang bagus.

Pemain yang berposisi sebagai first baseman mempunyai tugas utama yaitu menangkap bola yang dilempar maupun yang dipukul ke arahnya sebelum pemain pemukul menyentuh base pertama. Adapun tugas-tugas lainnya dari first baseman antara lain:

  1. Menjaga base I dan menangkap bola yang dipukul atau dilempar ke area tersebut.
  2. Membuat force out (mati terpaksa) pemain lawan. Caranya dengan menyentuh base pertama atau melempar bola pada pemain lain yang menjaga base I. Cara lain adalah dengan melempar bola pada base II.
  3. Menghentikan pemain pada home plate.
  4. Membantu menjaga belakang pada base II.
  5. Melanjutkan lemparan dari lapangan sisi kanan.

Untuk menjadi seorang pemain yang berposisi sebagai penjaga base pertama atau first baseman perlu kiranya untuk menguasai beberapa teknik dasar yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai first baseman. Teknik dasar yang terpenting dikuasai oleh pemain first baseman ialah teknik menangkap bola, apakah itu teknik menangkap bola atas, bola datar, ataukah bola bawah.

Dalam permainan softball first baseman merupakan pemain kedua yang sebisa mungkin akan mematikan pemain lawan, pastinya yang pertama ialah pemain yang bertugas sebagai pelambung atau pelempar bola. Ketika pitcher gagal melakukan tugas melempar bola maka first baseman akan berusaha untuk mengagalkan pemain lawan.

Materi Penjasorkes Lainnya:

Peraturan Untuk Regu Pemukul dan Regu Penjaga Dalam Permainan Rounders

Bagikan:

Rounders merupakan salah satu olahraga bola kecil yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul yang terbuat dari kayu dengan ukuran tertentu. Di Indonensia, olahraga ini sangat mirip dengan kasti, anda pasti mengetahui olahraga kasti yang sering dimainkan disekolah.

Sama halnya dengan olahraga kasti dan juga softball, pemain dalam olehraga rounders dibedakan menjadi dua regu, yaitu regu pemukul dan regu penjaga. Regu pemukul ialah regu yang mendapatkan giliran untuk memukul. Giliran memukul bola dimulai dari pemukul nomor 1.


Setelah pukulan baik/betul pemukul harus lari ke tempat hinggap (base I) lalu, pemukul harus menyentuh base yang dilaluinya. Kemudian, ganti giliran pemukul nomor 2 untuk memukul bola, dan demikian untuk seterusnya.

Sedangkan regu lapangan atau penjaga harus berusaha secepat mungkin untuk mematikan regu pemukul supaya lekas mengganti sebagai regu pemukul. Beberapa posisi yang ada pada regu penjaga dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:

  1. bowler (pelambung);
  2. catcher (penjaga base V) dan seorang pembantu;
  3. baseman (penjaga base);
  4. penangkap bola (penjaga lapangan lainnya).

Sumber pustaka: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 2/Sri Wahyuni, Sutarmin, Pramono; ilustrator, Daru, Tito.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Materi Penjasorkes Lainnya: