Jika di Sepak Bola ada VAR atau Video Assistant Referee, maka di Futsal juga ada, yaitu VS atau Video Support. Video Support pertama kali digunakan pada FIFA Futsal World Cup 2021 yang diadakan di negara Lithuania.
Penggunaan dukungan video atau video support hanya diperbolehkan jika penyelenggara pertandingan/kompetisi telah memenuhi semua protokol dan persyaratan implementasi video support yang sebagaimana telah ditetapkan oleh FIFA serta telah menerima izin tertulis dari FIFA.
Wasit menggunakan video support ketika pelatih kepala tim atau, jika pelatih kepala tidak hadir, atau petugas tim lain yang ditunjuk memprotes keputusan wasit terkait tentang sebagai berikut:
- Gol/bukan gol.
- Tendangan penalti/bukan tendangan penalty.
- Kartu merah langsung.
- Kesalahan identitas.
Selain itu, video support dapat digunakan atas kebijaksanaan wasit ketika terjadi perbedaan pendapat antara kedua wasit mengenai insiden dalam salah satu kategori yang disebutkan di atas.
- Jika kronometer mengalami kerusakan.
- Jika kronometer salah dihidupkan/dimatikan oleh pencatat waktu sesuai dengan ketentuan.
- Untuk memverifikasi apakah gol telah tercipta.
- Untuk memastikan apakah bola masuk ke gawang sebelum sinyal akustik untuk akhir periode.
Video support melibatkan satu atau lebih tayangan ulang untuk insiden tersebut. Wasit akan meninjau rekaman tayangan ulang secara langsung dan wasit akan membuat keputusan akhir. Keputusan awal tidak akan berubah kecuali rekaman tayangan ulang menunjukkan bahwa telah terjadi "kesalahan yang jelas dan nyata" atau "insiden serius yang terlewatkan".

0 Response to "Penggunaan Video Support (VA) Dalam Pertandingan Futsal"
Posting Komentar