Istilah Untuk Pemain Pelempar Bola Dalam Softball

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Terdapat satu posisi pemain yang harus ditempati oleh pemain yang mempunyai keahlian khusus untuk menempatinya, sebab posisi ini memerlukan penguasaan teknik melempar yang cepat dan sulit untuk di baca oleh lawan lemparannya. Pemain tersebut ialah pelempar bola atau biasa juga diistilahkan sebagai Pitcher.


Dalam lapangan softball, seorang pitcher mempunyai wilayah tersendiri dalam melakukan lemparan, wilayah khusus tersebut disebut dengan zona strike. Untuk melakukan lemparan yang baik dan tanpa dipukul oleh pemain pemukul lawan, seorang pitcher perlu untuk memperhatikan posisi badan serta teknik melempar sebelum melempar bola.

Pada saat melempar, pitcher akan berusaha membuat bola strike, supaya batter kesulitan memukul bola, walaupun bola berada di zona pukulnya. Tantangan seorang pitcher adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.

Jika bola berada pada zona strike tetapi tidak terpukul oleh batter, maka umpire akan berteriak “strike”. Namun, bila bola keluar dari zona strike, namun batter tidak mencoba memukul bola maka umpire akan berteriak “ball”.

Istilah Untuk Pemain Penangkap Bola Dalam Softball

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Pada permainan softball, jumlah pemain yang ada disetiap permainannya yaitu 9 orang pemain, jika mendapat giliran ke-9 pemain tersebut mempunyai posisi yang berbeda sesuai dengan keahlian pemain tersebut. Posisi pemain softball dalam lapangan yaitu (1) Picher, (2) Catcher, (3) First baseman, (4) Second baseman, (5) Third baseman, (6) Short Stop, (7) Right fielder, (8) Center fielder, dan (9) Left fielder.


Ada satu pemain yang mempunyai posisi dan penampilan yang berbeda dari pemain-pemain lainnya, pemain yang posisinya jongkok dibelakang pemain lawan yang akan memukul bola. Pemain ini diistilahkan atau dinamakan dengan sebutan Catcher, sebab tugas utamanya yaitu menangkap bola yang lolos atau tidak dapat dipukul oleh pemain pemukul lawan.

Selain tugas utamanya menangkap bola yang tidak dapat dipukul oleh pemain lawan, seorang pemain yang berposisi sebagai catcher juga terkadang bisa berperan sebagai pengatur strategi yang baik, sebab catcher dapat melihat seluruh situasi yang terjadi di depannya.

Dalam setiap pertandingan softball, seorang pemain yang berposisi sebagai catcher atau penangkap bola menggunakan kostum atau perlengkapan yang banyak. Perlengkapan yang biasanya digunakan oleh catcher antara lain helm, catcher mask untuk melindungi kepala dan muka, body protector untuk melindungi daerah badan, dan legguard untuk melindungi daerah lutut ke bawah. Tidak lupa juga untuk memakai glove atau sarung tangan agar mudah dalam menangkap bola.

Pemain yang bertugas sebagai catcher sangat perlu untuk menguasai teknik-teknik khususnya teknik dalam menangkap bola. Selain penjaga base dan penjaga lapangan luar, catcher juga perlu untuk menguasai teknik menangkap bola dan pastinya teknik ini berbeda dengan teknik menangkap bola pada pemain penjaga.

Istilah Memukul Bola Dengan Ayunan Dalam Softball

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Dalam permainan softball yang dimana dimainkan oleh dua tim, dua tim tersebut ada yang mendapat giliran menjaga (defensif) dan tim lainnya mendapat giliran untuk menyerang atau memukul (ofensif). Untuk tim yang mendapat giliran menyerang atau memukul perlu mempunyai pemain yang mempunyai pukulan yang baik.


Sebenarnya selain mempunyai pukulan yang baik, seorang pemain yang akan menjadi pemukul bola juga perlu untuk menguasai beberapa teknik lainnya, seperti teknik berlari dan teknik sliding. Akan tetapi teknik memukul juga sangat perlu untuk dikuasai, pada umumnya terdapat dua teknik memukul yang biasanya digunakan dalam permainan softball.

Salah satunya ialah teknik memukul bola dengan ayunan, biasanya teknik ini diistilahkan dengan teknik pukulan swing. Pukulan swing paling banyak digunakan oleh pemain pemukul dalam permainan softball karena teknik memukul dengan ayunan merupakan yang paling mudah dan jika dapat memukul bola sejauh-jauhnya akan memberikan waktu untuk pemain pemukul lari ke base.

Agar bisa melakukan teknik memukul bola dengan ayunan atau swing, yang harus diperhatikan ialah tingkat konsentrasi kita harus pada tingkatan yang tertinggi karena bola yang dilempar oleh pitcher juga sangat kencang. Setelah itu teknik memegang pemukul bola perlu pas sebab dengan memegang tongkat pemukul secara asal-asalan akan membuat pukulan kita kurang maksimal.

Perlengkapan Wasit Dalam Permainan Futsal

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Selain pemain yang bertanding di lapangan, wasit yang memimpin dan mengatur jalannya pertandingan juga perlu untuk mengenakan perlengkapan-perlengkapan untuk menunjang tugasnya dalam memimpin sebuah pertandingan.


Pada umumnya perlengkapan wasit dalam permainan futsal dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perlengkapan wajib dan perlengkapan yang tidak wajib atau tidak apa-apa jika tidak digunakan. Adapun Perlengkapan yang Wajib dikenakan oleh Wasit yang memimpin dalam pertandingan futsal adalah sebagai berikut:

  1. menediakan setidaknya satu peluit.
  2. kartu merah dan kuning
  3. buku catatan atau cara lain untuk mencatat kejadian-kejadian yang terjadi selama pertandingan berlangsung;
  4. memakai setidaknya satu jam tangan.

Adapun Perlengkapan Lain Wasit yang tidak wajib atau diperbolehkan untuk tidak digunakan adalah sebagai berikut:

  1. perlengkapan untuk berkomunikasi dengan petugas pertandingan lainnya seperti headset, dan lain lain;
  2. perlengkapan pemantauan kebugaran lainnya.

Selain perlengkapan yang diwajibkan untuk digunakan, diatur pula perlengapan yang tidak boleh digunakan oleh wasit yang memimpin pertandingan Futsal, yaitu Wasit dilarang mengenakan peralatan elektronik lainnya selain headset atau alat komunikasi, termasuk kamera; Wasit dan petugas pertandingan lainnya juga dilarang mengenakan perhiasan.

Penggunaan Video Support (VA) Dalam Pertandingan Futsal

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Jika di Sepak Bola ada VAR atau Video Assistant Referee, maka di Futsal juga ada, yaitu VS atau Video Support. Video Support pertama kali digunakan pada FIFA Futsal World Cup 2021 yang diadakan di negara Lithuania.


Penggunaan dukungan video atau video support hanya diperbolehkan jika penyelenggara pertandingan/kompetisi telah memenuhi semua protokol dan persyaratan implementasi video support yang sebagaimana telah ditetapkan oleh FIFA serta telah menerima izin tertulis dari FIFA.

Wasit menggunakan video support ketika pelatih kepala tim atau, jika pelatih kepala tidak hadir, atau petugas tim lain yang ditunjuk memprotes keputusan wasit terkait tentang sebagai berikut:

  • Gol/bukan gol.
  • Tendangan penalti/bukan tendangan penalty.
  • Kartu merah langsung.
  • Kesalahan identitas.

Selain itu, video support dapat digunakan atas kebijaksanaan wasit ketika terjadi perbedaan pendapat antara kedua wasit mengenai insiden dalam salah satu kategori yang disebutkan di atas.

video support juga dapat digunakan atas kebijaksanaan wasit dalam situasi-situasi berikut:

  • Jika kronometer mengalami kerusakan.
  • Jika kronometer salah dihidupkan/dimatikan oleh pencatat waktu sesuai dengan ketentuan.
  • Untuk memverifikasi apakah gol telah tercipta.
  • Untuk memastikan apakah bola masuk ke gawang sebelum sinyal akustik untuk akhir periode.

Video support melibatkan satu atau lebih tayangan ulang untuk insiden tersebut. Wasit akan meninjau rekaman tayangan ulang secara langsung dan wasit akan membuat keputusan akhir. Keputusan awal tidak akan berubah kecuali rekaman tayangan ulang menunjukkan bahwa telah terjadi "kesalahan yang jelas dan nyata" atau "insiden serius yang terlewatkan".


Sejarah Singkat Olahraga Futsal di Indonesia

Bagikan:

Materi Penjasorkes Lainnya:

Permainan futsal diciptakan oleh Carlos Ceriani di Montevideo, Uruguay, tahun 1930. Saat itu, bersamaan dengan Piala Dunia di Uruguay. Permainan baru tersebut diberi nama futebol de salao dalam bahasa Portugis atau futbol sala dalam bahasa Spanyol dengan makna yang sama, yaitu sepak bola ruangan. Dari kedua bahasa tersebut muncullah istilah baru, yaitu “Futsal”.


Tahun 2002, olahraga futsal mulai masuk ke Indonesia. Olahraga ini mendapat sambutan, terutama mereka pecinta sepak bola. Kompetisi resmi tingkat Nasional di Indonesia, mulai diadakan pada musim 2006/2007 oleh Badan Futsal Nasional atau BFN. BFN merupakan badan yang dengan sengaja dibentuk oleh PSSI untuk mengelola futsal di Indonesia.

Kejuaraan futsal tersebut dinamakan Indonesia Futsal League. Kejuaraan ini berlangsung selama empat bulan yang dibagi dalam empat seri. Pemenang dalam kejuaraan IFL, akan mewakili Indonesia dalam AFC Futsal Champions League, yaitu kompetisi futsal tertinggi di Asia.

Tahun 2014 Badan Futsal Nasional dibubarkan dan diganti dengan Asosiasi Futsal Indonesia, Organisasi Futsal yang baru ini bertugas untuk mengatur kegiatan tim nasional Futsal dan menjalankan Kompetisi Liga futsal yang dinamakan Liga futsal profesional indonesia.

Untuk prestasi, bisa dibilang Futsal lebih berprestasi dari Sepak Bola, adapun prestasi terbaik dari tim nasional futsal Indonesia diantaranya lolos babak perempat final pada kejuaraan futsal Asia AFC ke 17 tahun 2022 di kuwait, Juara pada kejuaraan Futsal Asia Tenggara AFF pada tahun 2010 dan 2024, dan mendapatkan medali emas pada pesta olahraga asia tenggara sea games tahun 2025 di thailand.